Kejati Sulut

KEJATI SULUT GELAR PISAH SAMBUT KAJATI SULUT

Kejati Sulut melaksanakan acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara dari pejabat lama Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH kepada pejabat yang baru Albina Dita Prawitaningsih, SH. MH Jumat (18/12/2020) bertempat di aula Sam Ratulangi Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

Pisah pisah sambut ini, dirangkaikan  juga dengan pelepasan Koordinator  Iwan Catur Karyawan, SH. MH yang dipromosi menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara.

Acara ini dihadiri oleh Wakajati Sulawesi Utara Raimel Jesaja, SH.MH, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Utara Ny. Herlina Susi Raimel Jesaja dan pengurus IAD Wilayah Sulut.

Selain itu, hadir jugaPara Asisten, Para Koordinator, Para Kepala Seksi dan Kasubag pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Kepala Kejaksaan Negeri se-Sulawesi Utara, Kacabjari Kep.Talaud di Beo, dan para staf Kejati Sulut.

Kapusdiklat Mapim Badan Diklat Kejaksaan Agung RI Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH selaku mantan Kajati Sulut dalam sambutannya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wakajati Sulut, Para Asisten, para Kajari, Kabag TU, para Koordinator, beserta seluruh jajaran Kejaksaan se Sulawesi Utara yang selama ini membantu dalam melaksanakan tugas 3 (tiga) tahun lebih semenjak menjadi Wakajati Sulut hingga menjadi Kajati Sulut.

Semoga predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) yang disandang Kejati Sulut semenjak saya jadi Kajati Sulut dapat dipertahankan oleh ibu Dita sebagai Kajati Sulut yang baru dan pasti dibawa kepemimpinan ibu Dita Kejati Sulut bisa meraih WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani).

Selanjutnya Kajati Sulut yang baru A. Dita Prawitaningsih, SH.MH menyampaikan bahwa tidak terpikirkan sama sekali untuk balik bertugas di Sulawesi Utara namun setelah saya merenungi apa yang terjadi dibeberapa bulan yang lalu, terdapat tanda yang diberikan Tuhan baginya saat dirinya selesai menjabat sebagai Wakajati Sulut sekitar 6 (enam) bulan yang lalu saat saya dilepas untuk menjabat sebagai Wakajati Jawa Tengah di Semarang, Pak Kapus dan Ibu sempat menitipkan pesan kepada Saya “Bu Dita, pergi untuk kembali lagi ke Sulut” dan pesan tersebut yang terwujud nyata saat ini, dengan mengamini bahwa itu merupakan rencana Tuhan dalam hidup saya dan keluarga.

Tentunya sambung Kajati Sulut, saat ini Saya dan Pak Wakajati Sulut Raimel Jesaja, SH.MH bertekad untuk melanjutkan program dari Pak Kapus sebagai mantan Kajati Sulut, dan untuk membuat Kejati Sulut masuk WBBM dan lebih hebat dalam melaksanakan tanggung jawab yang telah diembankan kepada kami.

Bunga-bunga segar ini untuk mengantar Bapak dan ibu dengan selaksa bunga, agar nama Bapak dan Ibu tetap harum. Selamat melaksanakan amanah baru dengan iringan doa dari kita semua dan selaksa bunga tanda cinta semoga Puang dan Bunda selalu sehat, selalu ada rasa cinta buat kita semua.

Sementara itu Wakajati Sulut Raimel Jesaja, SH.MH yang membawakan sambutan mewakili seluruh pegawai Kejati Sulut mengungkapkan bagaimana sosok mantan Kajati Sulut Bapak Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH yang baginya seperti seorang ayah, dimana beliau mampu memberikan keteladanan bagi orang lain, dalam hal bagaimana beliau memimpin Kejati Sulut yang selalu terbuka memberikan bimbingan, arahan, pembinaan serta solusi bagi setiap permasalahan yang terjadi, sehingga rasa terima kasih serta permohonan maaf dihaturkan kepada Bapak Kapus apabila selama ini ada kesalahan dari tindakan kami jajaran Kejati Sulut baik secara sengaja maupun tidak sengaja yg telah terjadi selama Bapak bertugas, sekaligus mendoakan agar Bapak dan Ibu beserta keluarga untuk sehat dan sukses selalu di tempat tugas yang baru.

Acara tersebut ditutup dengan pemberian cinderamata dan foto bersama.

Kegiatan ini menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.