JAM INTEL DAN TIM REFORMASI BIROKRASI KEJAKSAAN RI KUNJUNGAN KERJA KE KEJARI MANADO

Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI Dr. Jan Samuel Maringka, SH.MH didampingi oleh Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan Sartono, S.H dan Tim Pengarah Reformasi Birokrasi Pusat Kejaksaan Agung RI, melakukan monitoring dan evaluasi program reformasi birokrasi pembangunan satuan kerja Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Kejaksaan Negeri Manado Jumat, (21/02/2020).

Di Kejaksaan Negeri Manado, Jaksa Agung Muda Intelijen meninjau Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejaksaan Negeri Manado. Jaksa Agung Muda Intelijen menyampaikan bahwa Ruang Pelayanannya sudah baik namun perlu ditambahkan kelengkapan lainnya untuk memenuhi standarisasi menyangkut program WBK dan WBBM.

Sementara itu, Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan Sartono, S.H dan Tim mengunjungi ruangan Pelayanan Informasi Publik yang terdiri dari Pos Pelayanan Hukum, Pos Penerimaan Pengaduan Masyarakat, dan Posko Pemilu. Dalam ruangan tersebut Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan Sartono, S.H dan Tim  menyampaikan agar melengkapi administrasi maupun hal-hal lainnya yang diperlukan diruangan tersebut untuk memenuhi persyaratan dari program WBK dan WBBM yang nantinya dicanangkan lagi oleh Kejaksaan Negeri Manado tahun 2020 ini.

Selanjutnya Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan Sartono, S.H dan Tim melakukan pemantauan di ruangan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejari Manado, termasuk melihat aktivitas masyarakat dalam mengambil barang bukti tilang diruangan tersebut. Setelah itu menuju ke ruangan penyimpanan barang bukti, kemudian ke ruangan setiap bidang  yaitu Seksi Intelijen, Seksi Pengelolaan Barang bukti dan Rampasan, Seksi Tindak Pidana Umum, Seksi Tindak Pidana Khusus, dan Bagian Pembinaan.

Dalam kesempatan tersebut Tim mengingatkan untuk segera melengkapi dan memperbaiki administrasi yang diperlukan terkait 6 perubahan yaitu:

  1. Manajemen perubahan
  2. Penguatan ketatalaksanaan
  3. Penataan manajemen SDM
  4. Penguatan akuntabilitas kinerja
  5. Penguatan pengawasan
  6. Peningkatan kualitas pelayanan publik.

Selain itu Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan Sartono, S.H dan tim juga menyampaikan bahwa rangka pembangunan Satuan Kerja Zona Integritas menuju WBK dan WBBM  agar Kejaksaan Negeri Manado meningkatkan dan mengoptimalkan IT agar kebutuhan masyarakat tentang pelayanan publik dapat optimal dan kebutuhan masyarakat tentang hukum dapat terlayani dengan baik.

Kepala Kejaksaan Negeri Manado Maryono,SH.MH,menyambut baik kedatangan Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI didampingi oleh Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan dan Tim, karena selain kunjungan kerja juga kedatangan Tim untuk memberikan masukan-masukan dan membagi pengalaman kepada kami dalam rangka melakukan pembenahan guna mengikuti program WBK dan WBBM tahun 2020 ini.

Menurut Maryono, sebelumnya  Kejari Manado  telah mengikuti program WBK dan WBBM ini namun masih ada hal-hal yang kurang sehingga ditahun 2020 ini kami bertekad untuk masuk dalam program tersebut.

Selesai melakukan monitoring dan evaluasi  Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen bersama tim meninggalkan kantor Kejaksaan Negeri Manado.

This slideshow requires JavaScript.