Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe Lakukan Penahanan Kasus Korupsi Mantan Kapitalaung

Tahuna. Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe menetapkan
penahanan tersangka a.n Christian Tuwonaung kasus tindak pidana korupsi
penyimpangan penggunaan Dana Alokasi Kampung (ADK) tahun anggaran 2017 s/d 2018
pada Kampung Nahapese, Kecamatan Maganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe yang
mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp.420.248.200-  (Selasa,3/12/2018)

Terhadap tersangka, jaksa penyidik Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe menjeratnya dengan Primair Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-undang RI  No. 31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang RI  No. 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP Sub. Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-undang RI  No. 31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang RI No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Adapun penahanan dilakukan berdasarkan surat perintah Nomor : PRINT-30/P.1.13/Ft.1/12/2019. Yang dimana akan dilakukan penahanan pada Rutan Kelas II B Tahuna, yang selanjutnya akan dipindahkan di Rutan Malendeng Manado untuk memudahkan proses penuntutan mengingat sidang perkara Tindak Pidana Korupsi akan dilakukan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Manado di Manado. Penahanan ini dipimpin langsung oleh Kasi Pidsus Kejari Kepulauan Sangihe Edwin B.F Tumundo,S.H.,M.H dan Kasubsi Penyidikan Gita Arja Pratama, S.H serta pengamanan oleh Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe.

Penahanan yang dilakukan ini
adalah salah satu bentuk keseriusan Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe dalam
melakukan penindakan pemberantasan Tindak Pidana Korupsi khususnya Dana Alokasi
Kampung yang dimana penggunanya adalah para Kapitalaung (Kepala Desa),
“Diharapkan kedepannya para Kapitalaung untuk lebih berhati-hati dalam
penggunaan Alokasi Dana Kampung dan menghindari penyimpangan” Ujar Kasi Tindak
Pidana Khusus Edwin Berly F Tumundo,S.H.,M.H.