Jaksa Penuntut Umum tahan 4 orang ASN yang diduga Korupsi

 

Tomohon, ADHYAKSATOMOHON – Kejaksaan Negeri Tomohon menerima penyerahan Tahap II (Tersangka dan Barang Bukti) dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi dalam Kegiatan penyusunan Naskah akademik, penyusunan Rancangan Peraturan Daerah, Penyusunan Rancangan Peraturan Walikota serta Fasilitasi dan Sosialisasi hukum pada Bagian Administrasi Hukum Sekretariat Daerah Kota Tomohon Tahun anggaran 2014 an. Tersangka FP, MT, RN dan NN yang disangka melanggar pasal  Pasal 2 ayat (1) Sub Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana (Kamis, 08/11).

Proses Penyerahan para Tersangka dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Tomohon Iptu Yulianus Samberi, SIK. dan diterima langsung oleh Kasi Pidsus Jaksa Pratama Arthur Piri, SH. Jaksa Penuntut Umum kemudian melakuakn penelitian terhadap para Tersangka dan Barang bukti, selanjutnya Jaksa Penuntut Umum melakukan penahanan terhadap para tersangka selama 20 (dua puluh) hari dengan jenis penahanan RUTAN, dimana Tersangka MT  ditempatkan di Lapas Perempuan Tomohon sedangkan Tersangka FP, RN dan NN ditempatkan di Rutan Manado.

Diduga Perbuatan para Tersangka dalam perkara Tindak Pidana Korupsi tersebut mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp1.110.115.418,- (satu milyar seratus sepuluh juta seratus lima belas ribu empat ratus delapan belas rupiah).

Sumber : Kejari Tomohon