KAJATI SULUT BUKA DOJO ADHYAKSA SULUT

Setelah sukses melaksanakan 2 (dua) iven besar yaitu : Karate Open Tournament Gojukai Sulut Cup Tahun 2019 di Tomohon memperebutkan Piala bergilir “Kajati Sulut” dan Piala tetap Walikota Tomohon dan Kejuaraan Karate Open Tournament se-Sulut “Adhyaksa Cup” dalam rangka peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 Tahun 2019 di Gedung Koni Manado dan  sukses membawa Kontingen Karate Sulut pada kejuaraan Nasional Karate-Do Gojukai Indonesia memperebutkan “Piala bergilir JAN DARMADI II di Oso Sport Center Bekasi-Jawa Barat dengan membawa pulang 13 medali.

Pada hari Selasa tanggal 20 Agustus 2019 sekitar pukul 16.30 WITA, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara  (Kajati Sulut) Andy Muh. Iqbal Arief,SH.MH Ketua Umum Penggurus Karate-Do Gojukai Indonesia Komda Sulut didampingi Asisten Pembinaan A. Syahrif Harahap,SH.MH selaku Wakil Ketua Karate-Do Gojukai Indonesia Komda  Sulut dan Josis U. Ngantung selaku Ketua Harian merangkap Ketua Dewan Guru Karate-Do Gojukai Indonesia Komda Sulut membuka secara resmi tempat latihan (Dojo) Karate-Do Gojukai Indonesia Komda  Sulut bertempat di Halaman kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara di Manado dengan nama “DOJO ADHYAKSA SULUT”.

Dalam sambutannya Kajati Sulut Andy Muh. Iqbal Arief,SH.MH  mengatakan bahwa sengaja kita kumpul di Kejaksaan Tinggi Sulut ini adalah pertama kita latihan dan latihan ini akan dijadwalkan pada hari Selasa dan Kamis  selanjutnya tempat ini akan dijadikan tempat latihan (DOJO) dan diberi nama “DOJO ADHYAKSA SULUT”.

Selanjutnya Kajati mengatakan tujuan dibentuknya Dojo Adhyaksa Sulut ini, disamping kita olahraga bersama diantara para karyawan khususnya dan masyarakat yang ada di Sulawesi Utara juga untuk bela diri terutama bagi para Jaksa harus ada olahraga bela diri karena menyangkut tugas-tugas yang akan dihadapi kedepan.

Selain itu, Josis U. Ngantung selaku Ketua Harian merangkap Ketua Dewan Guru Karate-Do Gojukai Indonesia Komda Sulut mengatakan bahwa tujuan melatih olahraga bela diri karate yang pertama kita menjadi sehat, yang kedua melatih disipilin dan percaya diri.

Selanjutnya kita jangan tinggi hati, jadi latihan bela diri makin tinggi tingkat kita pakai ilmu padi makin berisi makin merunduk jangan sombong, kita harus bergaul dan bermasyarakat dan dilarang membuat hal-hal yang tidak diinginkan oleh masyarakat seperti kenakalan remaja narkoba, tarkam, dan segala kenakalan remaja antar anak sekolah.

Yang mengikuti latihan perdana terdiri dari anak-anak SD,SMP,SMA, kuliah, dari Kejaksaan dan masyarakat umum serta melibatkan perwakilan dari daerah-daerah seperti Tomohon, Minahasa, Minahasa Selatan, Manado.

Untuk latihan selanjutnya akan dipisah antara anak-anak dan dewasa, selain itu dipisahkan antara peserta yang baru (yunior) dan yang lama (senior) dengan pelatih yang ditentukan karena ditempat ini akan di bentuk pusat pelatihan Komda Sulut sedangkan di kabupaten/kota adalah cabangnya.

Dalam latihan perdana tersebut nampak beberapa peserta yang pernah mengikuti kejuaraan Nasional Karate-Do Gojukai Indonesia memperebutkan “Piala bergilir JAN DARMADI II di Bekasi-Jawa Barat diantaranya Vanesa Cinta Muaya yang meraih 2 (dua) medali emas dan yang bersangkutan rencananya akan diberangkatkan ke Filipina untuk mengikuti kejuaraan dunia, selain itu ada yang akan mengikuti O2SN tingkat SMP di Semarang dan tingkat SMA di Aceh.

This slideshow requires JavaScript.