Kejati Sulut

Kejari Bitung Tetapkan 5 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

Bitung – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung kembali menetapkan 5 tersangka korupsi yang terdiri dari 4 (empat) tersangka kasus dugaan korupsi Pekerjaan Peningkatan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Aertembaga Kota Bitung tahun 2018 dan satu tersangka ditetapkan berdasarkan pengembangan kasus dugaan korupsi dana pembantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun 2015.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bitung Frenkie Son SH MM MH membeberkan, Keempat tersangka dalam kasus TPA 2018 itu adalah FP alias Fomy selaku Kontraktor Pelaksana, TS alias Tony selaku PPK, ASJP alias Nita selaku Konsultan Pengawas dan AK alias Agus sebagai Direksi Pengawas.

“Para tersangka diduga melanggar Pasal 2, Pasal 3 jo Pasal 18 UU No.31/1999 jo UU No.21/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” ucap Kajari.

Adapun kasus yang menjerat keempatnya adalah Pekerjaan Peningkatan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Aertembaga Kota Bitung tahun 2018 pada Satker Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Provinsi Sulut Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya dengan kontrak sebesar Rp.6.759.000.000.

Sementara itu, lanjut Kajari, satu tersangka lainnya berinisial KTL alias Kristian merupakan hasil pengembangan dari kasus dugaan korupsi dana pembantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun 2015.

“KTL selaku kontraktor pelaksana dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Dana Tugas Pembantuan Kementrian Kelautan dan Perikanan RI pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung dalam Pekerjaan Pengadaan Peralatan dan Mesin Gedung Produksi tepung ikan senilai Rp. 765. 400. 000 (Tujuh ratus enam puluh lima Juta Empat Ratus Ribu Rupiah) tahun anggaran 2015,”bebernya.

Kajari Frenkie juga menambahkan, tersangka diduga melanggar Pasal 2, Pasal 3 jo Pasal 18 UU No.31/1999 jo UU No.21/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Saat ini seluruh tersangka dititipkan di Rutan Polres Bitung selama 20 (dua puluh) hari kedepan,” pungkasnya.(humas/ray)

Sumber : Kejari Bitung