KAJATI SULUT BUKA KEGIATAN SHARING SESSION PENGADAAN TANAH UNTUK KEPENTINGAN UMUM OLEH JPN KEJAKSAAN SE-SULUT DI LINGKUNGAN PT. PLN (Persero)

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Andi Muh Iqbal Arief, SH, MH, secara resmi membuka  kegiatan sharing session pengadaan tanah untuk kepentingan umum oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan se-Sulut di lingkungan PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara (UIP Sulbagut), Selasa (22/10/2019) yang ditandai dengan mengetuk palu oleh Kajati Sulut didampingi Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Jurist Precisely Sitepu, SH,MH, General Manager PT. PLN (persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara Mimin Insani  dan Kepala Bidang Hukum Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Negara (BPN) Provinsi Sulut Budi Tarigan mewakili Kakanwil BPN Provinsi Sulut.

Kegiatan ini dilaksanakan di Swissbell Hotel Manado sekitar pukul 09.00 WITA sampai selesai dan diikuti oleh para Kepala Kejaksaan Negeri se-Sulut, para pejabat pada  PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara dan pejabat pada Kanwil BPN Provinsi Sulut, Para Kasi di Bidang Datun Kejati Sulut dan para Kasi Datun Kejari se-Sulut,

Dalam sambutannya Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH, MH  mengatakan bahwa materi yang disajikan dalam kegiatan ini sangat apdate dan kekinian tentang pengadaan tanah untuk kepentingan umum sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang pengadaan tanah untuk kepentingan umum beserta aturan pelaksanaannya dan dibawakan langsung oleh Kakanwil BPN Provinsi Sulut maka saya menghimbau agar momentum yang sangat berguna ini dapat diikuti secara sungguh-sungguh dan dijadikan pedoman supaya pendampingan Jaksa Pengacara Negara Kejaksaan se-Sulut untuk kegiatan pengadaan tanah di lingkungan PT. PLN (pesero) di Sulut dapat dilaksanakan tepat guna, tepat mutu dan tepat sasaran serta terhindar dari potensi permasalahan pertanahan yang mungkin terjadi pada PT. PLN (persero) di Sulut karena dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku saat ini.

Selanjutnyanya Kajati mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menyamakan persepsi agar saat pengadaan tanah tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bidang Penindakan hukum Kejati membantu semua instansi baik pemerintah maupun BUMN/BUMD. Kajati berharap terjalin komunikasi yang transparan agar bila terjadi kesalahan dalam pembangunan dapat diselesaikan dengan baik. Kajati berpesan agar PT PLN UIP Sulbagut tidak ragu-ragu untuk menyampaikan persoalan hukum yang ada.

Bahwa sebelum dibuka oleh Kajati Sulut, didahului dengan sambutan dari General Manager PT. PLN (persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara (UIP Sulbagut) Mimin Insani  yang berterima kasih pada pihak Kejaksaan Tinggi Sulut dan BPN Provinsi Sulut yang selama ini telah bekerjasama dengan baik. Kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Sulut sudah dilaksanakan dari tahun 2017 dan sampai dengan tahun 2019 sudah ada pendampingan proses pengadaan sebanyak 22 paket yang sudah dilaksanakan dengan PT PLN UIP Sulbagut.

Kami harapkan sharing session ini bisa menambah wawasan  bagi kita semua terhadap persoalan-persoalan yang selama ini terjadi dilapangan yang pada umumnya memakan waktu penyelesaian pengadaan tanah. Jadi kita harapkan dari sharing session ini pemikiran-pemikiran baru dan terobosan-terobosan yang akan memudahkan bagi kita semua para pihak untuk bisa menyelesaikan permasalahan pengadaan tanah sehinga pembangunan kelistrikan di Provinsi Sulut dapat berjalan lancar tepat waktu sehingga tujuan dari pembangunan bisa diselesaikan dengan baik dan mempercepat pertumbuhan ekonomi kita karena listrik merupakan insfrastruktur bagi pertumbuhan ekonomi.

Selesai pembukaan oleh Kajati Sulut, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Narasumber Freddy Kolintama selaku Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulut tentang mekanisme pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum dan narasumber lainnya tentang  Permasalahan Pertanahan dalam pelaksanaan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

This slideshow requires JavaScript.