BANTU KESEHATAN MASYARAKAT, KAJATI SULUT RESMIKAN POSBINDU IAD WILAYAH SULUT


Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut M. Roskanedi, SH, meresmikan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulut, Selasa (5/3/2019) di Aula Kejati Sulut.

Kegiatan ini di gagas oleh Ketua IAD Wilayah Sulut Ny. Soraya Djamin Roskanedi bersama jajarannya dan di dukung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dr. Debie K. R. Kalalo, MSc.PH bersama jajarannya.

Posbindu IAD Kejati Sulut ini merupakan salahsatu program kesehatan dalam bentuk layanan screening faktor resiko penyakit tidak menular berbasis masyarakat atau sering di sebut Usaha Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM).

Biasanya Posbindu ini di bentuk dalam tatanan desa/kelurahan, lingkungan atau RT dan RW, tetapi juga di kembangkan sampai ke tatanan kelompok masyarakat bahkan sekarang ini di perluas sampai ke Instansi dan Perusahaan Swasta termasuk diantaranya Kejaksaan Tinggi Sulut.

Dalam sambutannya Kajati mengharapkan agar kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan selain oleh warga Adhyaksa juga masyarakat pada umumnya.

“Selaku Pengawas, saya mengharapkan agar program yang dilaksanakan ini, dapat meningkatkan kemampuan diri anggota IAD Wilayah Sulut dalam menumbuhkan keakraban dan saling menghormati antar anggota. Saya berharap program ini dapat dimanfaatkan dan dilaksanakan secara menyeluruh kepada keluarga Adhyaksa khususnya, serta masyarakat pada umumnya, agar dapat membudayakan hidup bersih dan sehat, juga dapat bermanfaat untuk kemajuan organisasi ini” tutur Kajati.

Sementara itu Ketua IAD Wilayah Sulut Ny. Soraya Djamin Roskanedi dalam sambutannya mengatakan bahwa Program tersebut merupakan Program dari IAD Pusat khususnya Bidang Sosial Budaya yang dilaksanakan di IAD Wilayah Sulut.

“Kami sangat berharap agar kegiatan ini benar-benar dapat dijadikan sarana kegiatan kemanusiaan dalam rangka membantu insan dan keluarga Adhyaksa pada khususnya, serta masyarakat pada umumnya agar tetap sehat” ujar Ny. Soraya Djamin Roskanedi.

IAD Wilayah Sulut kata Ny. Soraya Djamin Roskanedi akan bergerak bersama ibu-ibu pengurus, di dukung penuh oleh Dinas Kesehatan dan Para Dokter akan melakukan sosialisasi sekaligus deteksi dini terhadap penyakit tertentu agar jumlah korban jiwa yang timbul akibat penyakit dimaksud dapat di tekan.

Senada dengan Kajati Sulut dan Ketua IAD Wilayah Sulut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dr. Debie K. R. Kalalo, MScPH dalam sambutannya mengatakan bahwa Posbindu ini dimaksudkan untuk meningkatkan upaya pencegahan terjadinya penyakit tidak menular di masyarakat dengan melibatkan peran serta masyarakat secara aktif.

Menurut Kalalo, keberadaan Posbindu ini menjadi teramat penting karena angka kejadian kasus penyakit ini semakin hari semakin meningkat di Indonesia, seperti kasus stroke, gagal ginjal kronis, diabetes melitus, dan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Diakhir sambutannya Kalalo menitipkan pentingnya perubahan perilaku sehat dalam pengendalian penyakit tidak menular lewat pesan melalui Slogan CERDIK (C=cek kesehatan secara berkala, E=enyahkan asap rokok, R=rajin aktifitas fisik, D= diet sehat dan kalori seimbang, I=istirahat cukup dan K=kelola stres).

Acara berlangsung dengan baik dan lancar, dari pihak Kejati Sulut turut di hadiri oleh Wakajati Sulut Andi M. Iqbal Arief, SH.MH, Aspidsus M. Rawi, SH.MH serta Kasi Penkum Yoni E. Mallaka, SH.

Dari pihak IAD Wilayah Sulut turut di hadiri oleh Seluruh Pengurus Wilayah Sulut, Anggota Luar Biasa, Anggota Biasa dan Anggota Kehormatan IAD Wilayah Sulut.

Dari Pihak Dinas Kesehatan Prov. Sulut, turut di hadiri oleh Kepala Bidang P2P dr. Steaven Dandel, M.PH, dr John Walandouw, SpPD, dr. Elvie Mamahit, dr.Gysje Pontororing, MSc.PH serta Staf Dinas Kesehatan Prov. Sulut.

This slideshow requires JavaScript.