KEJATI SULUT KAWAL PEMBANGUNAN ANJUNGAN DAERAH SULUT DI TAMAN MINI INDONESIA INDAH

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) di percayakan oleh Gubernur Sulawesi Utara melalui Biro Perlengkapan Setda Prov. Sulut untuk mengawal pelaksanaan Proyek Rehabilitasi Anjungan Daerah Sulut di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta.

Pelaksanaan pengawalan dilaksanakan oleh Kejati Sulut melalui Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Sulut, kata Kajati M. Roskanedi, SH saat memberikan sambutan pada Pelaksanaan Rehabilitasi Anjungan Daerah Sulut yang di rangkaikan dengan upacara adat pembongkaran Rumah Wale Wangko di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Sabtu (1/9/2018).

“ Mungkin ada yang bertanya kenapa Kajati bersama Tim TP4D hadir disini, sebab sebelum-sebelumnya tidak pernah Kejaksaan dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan seperti ini. Yang pertama yang perlu saya sampaikan bahwa Provinsi Sulawesi Utara sudah mempercayakan untuk mengawal dan mengamankan Proyek Revitalisasi ini kepada Kejati Sulut. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yg sudah diberikan kepada kami dan kami akan melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya” jelas mantan Kajati Kalteng tersebut.

Kajati  juga memastikan bahwa kegiatan pengawalan ini akan dilakukan sejak awal sampai akhir sehingga penggunaan anggaran sesuai peruntukannya dan tujuan dari kegiatan Rehabilitasi ini betul-betul tercapai.

“Apa yang harus kami lakukan dalam kegiatan pengawalan dan pengamanan ini? mulai dari kegiatan awal akan kita kawal dan awasi, pembangunannya pun seperti itu, kemudian hasilnya pun seperti apa akan kita kawal dan amankan. Kegiatan pengawalan dan pengamanan dilakukan agar anggaran yang ada digunakan sesuai dengan peruntukannya. Tidak ada lagi pihak-pihak tertentu yang minta persentase. Akhirnya yang kami harapkan dengan kepercayaan yang di berikan kepada kami ini, tujuan daripada dilaksanakannya rehabilitasi ini betul-betul tercapai” Kata Kajati.

Sementara itu Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Asisten 3 Pemprov Sulut Praseno Hadi menyampaikan terima kasih kepada Kajati Sulut atas kesediaan mengawal pembangunan tersebut.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada Pak Kajati yang berkenan mengawal pembangunan ini, sehingga kami merasa tenang dan tujuan kita bersama untuk rehabilitasi ini bisa tercapai tanpa ada hambatan yang tidak kita kehendaki”, tutur Praseno.

Sedangkan Direktur Utama Badan Pengelola TMII Drs. Tanri Bali Lamo, SH menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan tersebut.

“Kami atas nama manajemen Taman mini Indonesia indah mengapresiasi yang tinggi kepada Provinsi Sulut yang pertama kali memperbaiki anjungan. Ini perlu di jaga dan diperbaiki karena ini adalah pintu budaya indonesia. Siapapun yang datang ke Indonesia cukup ke taman mini saja. Tempat ini juga bisa dijadikan tempat promosi, tempat kegiatan budaya dan kegiatan-kegiatan lainnya. Tempat ini diharapkan bisa mewujudkan suasana Provinsi Sulut”, tutur Tanri.

Dalam acara ini juga,  Kajati Sulut bersama Pdt. Hendrik Tiwow, STh yang sebelumnya telah memimpin Ibadah, Asisten 3 Pemprov. Sulut, Direktur Utama Badan Pengelola TMII serta para pejabat lainnya melaksanakan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pekerjaan Rehabilitasi Anjungan Daerah Sulut di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta.

Dari Pihak Kejati Sulut hadir mendampinggi Kajati dalam kegiatan ini, Asisten Intelijen J. Devy Sudarso, SH.CN selaku Ketua TP4D Sulut, Asisten Pidana Khusus M. Rawi, SH.MH, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Jurist Presisly, SH.MH, Kabag Tata Usaha Mas’ud, SH.MH, Koordinator Slamet Ryanto, SH. MH, Kepala Seksi Penkum Yoni E. Mallaka, SH., Kepala Seksi B La Haja, SH, Kepala Seksi TP4D Sterry Andih, SH dan Kepala Seksi C Darma Natal Simanjuntak, SH.

Sedangkan dari instansi terkait lainnya, turut hadir Wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut bersama jajarannya, Kepala Biro Perlengkapan Setda Prov. Sulut Jemmy Ringkuangan, AP.M.Si bersama jajarannya, Para Direktur dilingkungan Badan Pengelola TMII, serta pihak Kontraktor yang akan melaksanakan pekerjaan tersebut baik Penyedia Jasa, Konsultan Pengawas dan Konsultan Perencana.

This slideshow requires JavaScript.