Waspada Hoax dan Hate Speech!

Tim Kejari Kota Tomohon membekali perangkat kecamatan, kelurahan dan lingkungan akan bahaya berita hoax dan hate speech di Aula Kantor Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon, Jumat (9/3) akhir pekan lalu.

Berita bohon atau hoax kerap menjadi ancaman belakangan ini. Tak hanya itu, hate speech juga menjadi momok tersendiri bagi masyarakat yang aktif menggunakan sosial media. Karena itu, sebagai pencegahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon membekali perangkat kecamatan dengan penyuluhan hukum dan penerangan hukum serta sosialisasi instruksi Jaksa Agung Agung Nomor INS-004/A/JA/08/2012 tentang pelaksanaan peningkatan tugas penerangan dan penyuluhan hukum program pembinaan masyarakat taat hukum.

“Menjadi dasar Kejari Tomohon menggandeng seluruh perangkat kecamatan, kelurahan dan kepala lingkungan dalam sosialisasi ini,” ucap Kepala Seksi Intelijen Kejari Tomohon Wilke Rabeta SH di sela sosialisasi yang dihelat di Aula Kantor Kecamatan Tomohon Timur, Jumat (9/3) pekan lalu.

Dia berujar, sosialisasi ini menjadi bekal kepada setiap aparat pemerintahan di Kota Tomohon. “Khususnya para lurah yang menjadi garda terdepan pemerintahan dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Serta meminimalisir suatu kebijakan yang dapat berakibat pidana,” ungkap Rabeta.

Dilanjutkannya, selain membekali aparat kecamatan dan kelurahan serta lingkungan, sosialisasi ini menjelaskan kepada masyarakat, peredaran hoax menjadi keresahan yang wajib ditanggulangi bersama. “Serta pemberantasan tindak pidana korupsi melalui upaya pencegahan dan materi sanksi hukum penyalahgunaan media sosial terkait hoax, hate speech dan pornografi menjadi perhatian kita,” tukasnya.

Sementara, jaksa fungsional Deri Fuad Rachman SH dan Jaksa Fungsional Mariska Kandou SH yang turut menjadi narasumber berharap, kiranya dapat memberikan wawasan kepada aparatur Pemkot Tomohon dalam menjalankan pemerintahan dalam skala yang lebih kecil.

“Yaitu wilayah kecamatan dan terutama kelurahan sehingga pelayanan publik dapat diberikan secara efisien dan maksimal,” ujarnya. Prinsipnya, lanjut dia, koordinasi dan bagaimana cara mengatasi masalah ditahap awal harus menjadi pedoman bagi pemerintah Kecamatan. “Semoga sosialisasi ini dapat bermanfaat bagi semua,” pungkas Rachman.

Sumber : Manado Post Online

No Response

Leave a reply "Waspada Hoax dan Hate Speech!"